Tren Sepeda, Menyehatkan dan Ramah Lingkungan

Scroll down to content

Sepeda sudah ada sejak jaman dahulu kala yang difungsikan sebagai alat transportasi. Seiring perkembangan jaman, inovasi dan kreatifitas terhadap sepeda pun semakin meningkat. Di jaman moderen saat ini, sepeda dinilai sebagai salah satu alat transportasi dengan tingkat mobilitas tinggi yang ramah lingkungan. Meskipun ramah lingkungan, sepeda tidak begitu banyak diminati. Masyarakat lebih memilih menggunakan motor atau mobil sebagai sarana transportasi. Namun, situasi berubah drastis ketika negara dilanda oleh pandemi Covid-19. Penjualan sepeda meningkat drastis bahkan beberapa toko sepeda sampai kehabisan stok mereka. Apa yang terjadi dan mengapa masyarakat tiba-tiba beralih menggunakan sepeda?

Tren sepeda ini tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan di beberapa negara lainnya. di Indonesia pun, tren bersepeda merajalela hingga ke kota-kota besar dan kecil. Tak heran, setiap hari kita pasti menemui masyarakat yang bergerombol sepedaan di jalan besar. Tren ini dinilai tren terbaru di masa new normal saat ini. Waktu dimana kita tetap harus menjaga jarak namun tetap bisa berpergian tanpa harus berdekatan dengan orang lain. Dengan bersepeda kita tidak perlu repot untuk mengisi bahan bakar, tidak mengakibatkan polusi udara, dan tentu saja sangat menyehatkan bagi tubuh. Berikut adalah manfaat bersepeda bagi tubuh yang tidak diketahui oleh masyarakat luas, antara lain :

  • Meningkatkan fungsi keseluruhan di tubuh bagian bawah dan memperkuat otot-otot kaki, termasuk punggung dan perut, dan meningkatkan stabilitas pada otot punggung.
  • Mencegah risiko tekanan darah tinggi dan risiko jantung. Bersepeda membantu mengontrol detak jantung, mencegah risiko mudah lelah, dan mencegah obesitas.
  • Meningkatkan kekuatan otak terhadap demensia di kemudian hari, karena terjadinya aliran darah di beberapa area tubuh yang meningkat.
  • Mengendalikan berat badan dan meningkatkan tingkat metabolisme, membangun otot, dan membakar lemak tubuh.
  • Bersepeda membuat tubuh memprodukdi hormon dopamin yang dapat meningkatkan rasa bahagia sehingga dapat mengurangi stres, atau bahkan depresi.

Penelitian menyebutkan bahwa waktu terbaik untuk bersepeda adalah 45-60 menit, selama empat kali seminggu. Tubuh harus tetap sehat di masa new normal ini, dan bersepeda sangat cocok dilakukan untuk seluruh kalangan, baik anak-anak, dewasa maupun lansia. Inilah yang membuat tren sepeda semakin meningkat. Jika teman-teman harus berpergian dengan jarak dekat, tetapi malas menggunakan mobil dan motor, mungkin sepeda adalah pilihan yang tepat.

pic by rupa rupa

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: