Tips Mengkonsumsi Oatmeal Dengan Cara Yang Tepat

Scroll down to content

Mengkonsumsi oat bukan hal yang baru. Bagi yang sedang diet, tentu saja mengenal oat dengan baik. Oat dikenal sebagai tren hidup sehat. Namun, masih ada saja loh yang menyamakan antara oat dan gandum. Banyak pemahaman yang mengatakan bahwa oat dengan gandum adalah sama meskipun berbeda bentuk. Kenyataannya, oat maupun gandum, keduanya sama-sama tergolong ke dalam tumbuhan serealia, atau dengan kata lain adalah berbeda dan tidak sama. Dilansir dari situs CNN Indonesia, perbedaannya yakni untuk oat dapat dikonsumsi langsung. Sedangkan, untuk gandum tidak dapat dimakan langsung, melainkan harus melalui proses pengolahan menjadi tepung dan pengolahan lanjutan untuk menjadi roti atau kue agar dapat dikonsumsi. Baik oat dan gandum memiliki manfaat yang berbeda-beda bagi tubuh.

Nah, kali ini kita akan membahas teknik mengkonsumsi oat dengan benar. Tren makan oat atau oatmeal sudah lama dianjurkan untuk dikonsumsi, terlebih jika ingin menurunkan berat badan. Oatmeal dapat dijadikan sebagai pengganti makanan pokok seperti nasi atau kentang, karena memiliki serat yang sangat tinggi untuk dapat membuat seseorang yang mengkonsumsinya merasa kenyang lebih lama. Tidak hanya itu, oat juga mengandung serat, protein, vitamin dan mineral yang lebih tinggi serta kaya akan nutrisi. Namun, ternyata dalam mengkonsumsi juga ada aturannya. Dimana jika oat dimakan dengan cara yang salah, tentunya dapat berdampak terhadap kenaikan berat badan. Berikut adalah tips untuk mengkonsumsi oatmeal dengan tepat, seperti :

  • Pertama, konsumsi oatmeal sesuai dengan anjuran yaitu 30-40 gram sehari.
  • Kedua, jangan campurkan topping yang memiliki kadar gula dan lemak tinggi. Sebagai gantinya, kamu dapat menggunakan topping seperti pisang, bluberi, atau strawberi untuk menambah rasa.
  • Ketiga,  penyajian oatmeal dengan cara seduh air panas dapat menghasilkan kadar gula yang lebih tinggi. Teknik yang benar adalah dengan merebus oatmeal hingga matang, sehingga dapat menekan kadar gula didalamnya.
  • Keempat, jangan menambahkan gula atau susu karena dapat meningkatkan kadar lemak.

Penyajian oatmeal yang disarankan adalah cukup dengan air, tanpa tambahan perasa lainnya. Untuk pertama, memang akan lebih sulit karena terasa hambar. Namun, jika sudah terbiasa, lama-kelamaan indera perasa akan dengan sendirinya menyesuaikan. Oat memang sangat baik untuk dikonsumsi, dengan catatan mematuhi aturannya dengan benar. Salahs atu nilai tambahan dari oat adalah, oat memiliki tingkat kolesterol yang sangat rendah, sehingga bersahabat untuk jantung. Nah, coba ingat-ingat apakah caramu mengkonsumsi oat selama ini sudah benar? Jika belum, segera terapkan cara diatas agar tubuhmu mendapatkan hasil yang maksimal, yah!

pic by shutterstock

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: