Menyusui merupakan anugerah bagi ibu dan juga bayinya. ASI memberikan manfaat kesehatan jangka panjang bagi ibu dan anak. Tidak hanya membantu pertumbuhan fisik dan mental anak, ASI juga memberikan kekebalan pada ibu. ASI atau air susu ibu memiliki peran penting untuk tumbuh kembang bayi. Hari ASI Sedunia dan Pekan ASI Sedunia selalu dirayakan setiap tanggal 1 hingga 7 Agustus.

The World Alliance for Breastfeeding Action (WABA) atau Aliansi Gerakan Menyusui Dunia dibentuk pada tahun 1991. Setelah itu, pada tahun 1992 untuk pertama kalinya diselenggarakan World Breastfeeding Week (WBW) atau Pekan ASI Sedunia. Sejarah Pekan ASI Sedunia bermula dari upaya WHO dan UNICEF dalam mendukung ibu menyusui di seluruh dunia. Peringatan Hari ASI Sedunia adalah untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya peran ASI bagi buah hati. Manfaatnya adalah sebagai berikut :

  • Meningkatkan daya tahan tubuh bayi

ASI mengandung immunoglobulin, sel darah putih, dan zat antibodi yang dapat membentuk sistem kekebalan tubuh. Oleh sebab itu, ASI dapat mencegah bayi dari gangguan pencernaan dan juga pernapasan.

  • ASI dapat mencegah obesitas

Jumlah bakteri baik pada usus bayi yang mengonsumsi ASI jauh lebih tinggi. ASI juga mengandung banyak leptin yang dapat mengontrol nafsu makan dan mengatur penyimpanan lemak di dalam tubuh. Sehingga dapat mencegah obesitas pada bayi.

  • Menciptakan bonding antara ibu dan anak

Bonding adalah ikatan emosional yang kuat antara ibu dan bayi. Saat baru dilahirkan, bayi hanya memiliki jarak pandang sejauh 20-25 cm. Ibu dan bayi baru lahir diprogram secara unik untuk berhubungan satu sama lain. Bonding dapat mempengaruhi karakteristik anak di masa mendatang. Selain itu, proses menyusui juga dapat menekan perasaan stres pada ibu.

  • Tulang si kecil akan semakin kuat dengan rutin meminum ASI

ASI mengandung berbagai mineral, seperti zinc, zat besi, kalsium, klorida, natrium, magnesium, dan selenium. Kandungan tersebut berperan untuk memperkuat tulang, otot, serta penyerapan nutrisi.

  • ASI juga dapat berperan untuk mencegah adanya malnutrisi

Menurut data yang terdapat pada Kementerian Kesehatan, ASI merupakan sumber nutrisi dan energi yang penting bagi bayi pada usia 6-23 bulan. ASI memenuhi lebih dari setengah kebutuhan energi pada anak usia 6-12 bulan dan sepertiga dari kebutuhan energi pada anak usia 12-24 bulan. ASI juga dapat berperan dalam proses penyembuhan ketika anak terserang penyakit.

Semoga penyelenggaraan Pekan ASI Sedunia 2020 ini dapat lebih menyadarkan orang tua di seluruh dunia betapa pentingnya peran ASI terhadap tumbuh kembang dan masa depan buah hati tercinta.

Sumber: alodokter, jakmall

%d blogger menyukai ini: