Mungkin sebagian dari kita sering mendengar kata GERD. Namun, tidak semua mengetahui apakah GERD tersebut. GERD merupakan singkatan dari penyakit Gastroesophageal Reflux Disease, yang disingkat sebagai GERD. GERD dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai penyakit asam lambung. Asam lambung biasanya akan terasa seperti rasa terbakar di dada dan kerongkongan, karena lapisan kerongkongan mengalami iritasi. Penyakit GERD adalah kondisi umum yang bisa dialami oleh siapa saja, dan tidak pandang umur. Namun, risiko untuk mengalami penyakit GERD ini cenderung lebih tinggi pada orang yang obesitas, gangguan jaringan ikat, sedang hamil, perokok aktif, dan sering minum alkohol. Seseorang dinyatakan mengalami GERD adalah ketika mengalami kenaikan asam lambung ringan selama 2 kali seminggu, atau kenaikan asam lambung berat hingga minimal seminggu sekali.

Beberapa orang ada yang salah mengartikan penyakit GERD karena ciri-cirinya yang mirip dengan nyeri ulu hati. Untuk itu, penting mengetahui tanda-tanda penyakit GERD agar dapat diminimalisir segera. Jika tidak segera diobati, refluks asam dapat menyebabkan masalah yang lebih besar seperti peningkatan risiko kanker kerongkongan, Esophagitis, dan masalah pernapasan. GERD juga dapat menyebabkan tekanan ekstrim dan menyakitkan di dada yang menjalar ke bagian tubuh lainnya. Ini disebabkan oleh asam lambung yang mengiritasi kerongkongan dan rasa sakit menjalar ke lengan, leher, atau punggung.

Ketika seseorang mengalami GERD, asam lambung dapat masuk ke tenggorokan, membuat mulut mengeluarkan air liur lebih banyak. Air liur yang keluar biasanya juga terasa lebih asam dari biasanya. Refluks asam dapat masuk ke pita suara, menyebabkan peradangan kronis. Refluks laringitis, sebagaimana diketahui dapat menyebabkan suara serak kronis dan memengaruhi bicara, disfagia, atau kesulitan menelan. Parahnya, GERD kronis juga dapat menyebabkan penyempitan kerongkongan, membuat seseorang sulit menelan cairan dan makanan padat. Salah satu ciri-ciri dari GERD adalah bau mulut yang tidak berkesudahan.

Bau mulut disebabkan oleh pergerakan isi lambung ke kerongkongan. Ini juga bisa disebabkan oleh cara mengunyah makanan yang tidak sempurna, yang membuat makanan membusuk di lambung dan menyebabkan bau busuk. Tidak hanya itu, masalah pernapasan juga bisa terjadi jika tidak segera diobati. Nah, untuk kamu yang memiliki masalah asam lambung, jangan dibiarkan yah, segera obati agar tidak berubah menjadi penyakit yang lebih serius. Jangan lupa untuk membiasakan pola dan gaya hidup sehat.

photo by shutterstock

sumber: diambil dari beberapa sumber serupa

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: