Kebiasaan Menggunakan Petrolium Jelly pada Kulit, Bolehkah?

Scroll down to content

Petroleum jelly atau petrolatum berasal dari pemurnian minyak tanah (petroleum) yang  dilakukan dengan menghilangkan warna kuning pada minyak tanah sehingga berubah menjadi putih. Pada umumnya, petrolatum memiliki wujud putih-bening dari parafin dan berminyak. Petroleum jelly dimanfaatkan untuk mengatasi masalah-masalah pada kulit seperti melembabkan kulit kering, menyembuhkan luka kulit kecil dan luka bakar, menghapus riasan mata, dan lain-lainnya. Adapun manfaat petroleum jelly untuk merawat dan menjaga kesehatan kulit, antara lain:

  • Mengatasi rambut bercabang dan kering. Caranya dengan mengoleskan petroleum jelly pada pada ujung rambut untuk mengurangi masalah rambut bercabang atau rambut yang kering.
  • Membuat kutikula kuku menjadi lembut, dengan mengoleskan petroleum jelly sebelum tidur, untuk membuat kuku tampak lebih berkilau.
  • Mengatasi ruam popok akibat penggunaan popok, dengan mengoleskan petroleum jelly pada kulit bayi yang rentan mengalami ruam popok.
  • Mengatasi kaki pecah-pecah. Caranya dengan mengoleskan petroleum jelly pada area kaki yang bermasalah sebelum tidur, gunakan kaus kaki, dan diamkan semalaman.
  • Petroleum jelly dapat menjadi solusi untuk mengatasi kulit lecet akibat gesekan kulit pada bahan pakaian.

Petroleum jelly sangat aman jika digunakan pada tubuh bagian luar saja. Penggunakan petrolium jelly memang sudah ada dari jaman dahulu kala. Namun, pemakaian yang berlebihan juga dapat meningkatkan beberapa resiko, seperti :

  • menghalangi penyerapan nutrisi penting yang masuk sehingga mempercepat proses penuaan dini. Proses ini juga mampu menyebabkan kerusakan kolagen dan membuat kulit jadi keriput.
  • Menghirup petroleum jelly juga dapat menyebabkan pneumonia lipoid yang menjadi penyebab radang paru-paru.
  • Risiko dominasi estrogen yaitu ketidakseimbangan hormonal yang dapat menyebabkan munculnya alergi, infertilitas, serta mempengaruhi reseptor hormon dalam tubuh.

Maka dari itu, gunakan seperlunya dan jika dibutuhkan saja yah. Apapun yang berlebihan pastinya tidak akan baik bagi tubuh.

Sumber: vaseline

Foto by shutterstock

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: