Ketiak Basah Menggangu Penampilan? Ikuti Tips Berikut

Scroll down to content

Mengeluarkan keringat merupakan upaya tubuh untuk menurunkan suhu secara alami dan membuat suhu tubuh tetap dingin. Biasanya, seseorang berkeringat ketika sedang melakukan aktifitas olahraga atau dikala kepanasan. Keringat paling rawan adalah di sekitar ketiak dan bawah ketiak. Keringat berlebih di area ini dapat mengganggu kenyamanan dan tentunya mengganggu penampilan. Keringat berlebih di sekitar ketiak disebut Axillary Hyperhidrosis. Kondisi ini dapat mengganggu penampilan karena noda keringat dapat tampak jelas dan dapat membuat pakaian cepat rusak, terutama pakaian yang berbahan sutera. Berikut adalah tips untuk mengatasi ketiak basah, antara lain :

  • Menggunakan Deodorant / Antipersipan

Deodoran merupakan salah satu produk pengharum ketiak. Beberapa deodoran mengandung kandungan antiperspiran yang dapat mencegah keluarnya keringat berlebih pada ketiak. Pastikan ketika kamu membeli deodorant sudah mengandung antipersipan. Tidak hanya itu, antiperspiran mampu membunuh bakteri penyebab bau badan.

  • Membersihkan Bulu pada Ketiak

Pemakaian antiperspiran untuk mengurangi produksi keringat berlebih. Namun, akan lebih optimal bila rutin dibantu dengan mencukur bulu pada ketiak. Setiap jenis rambut pada dasarnya memiliki kelembapan alami, begitu pula pada bulu di ketiak. Semakin lebat bulu pada ketiak, justru bisa semakin memperparah kondisi ketiak. Mencukur bulu ketiak juga membantu meredakan bau yang tidak sedap.

  • Jedah antara Mandi dan Berpakaian

Jangan langsung berpakaian ketika selesai mandi untuk memberikan waktu pada tubuh untuk kembali ke temperatur normalnya. Dengan melakukan ini, keringat belebih bisa dihindari dan ketiak basah tidak akan terjadi.

  • Cara Berpakaian

Mengenakan pakaian yang ketat, ternyata bisa memicu keringat sehingga tubuh kesulitan “bernapas”. Pakaian yang lebih longgar dapat menyerap keringat, seperti berbahan katun yang juga dapat memberikan angin yang masuk ke dalam pakaian, sehingga ketiak menjadi sejuk.

Tahukah kamu bahwa konsumsi kafein dapat menstimulasi sistem syaraf hingga meningkatkan produksi keringat. Selain itu, kafein juga hanya akan membuat tekanan darah, detak jantung dan kelenjar keringat meningkat. Minum kopi yang bersuhu panas pun akan memicu kenaikan suhu badan sehingga membuat tubuh berkeringat.  Untuk itu, kurangi kafein dan minumlah air putih yang cukup. Untuk kamu yang mengalami hal demikian, kamu bisa mencoba tips diatas yah. Bye-bye ketiak basah!

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: