Waspada Mutasi Baru Dari Virus Corona, Yaitu Virus D614G

Scroll down to content

Baru-baru ini kita dikejutkan berita bahwa adanya yang menemukan varian mutasi virus corona SARS-CoV-2 yang membuat COVID-19 lebih mudah menular dari varian sebelumnya. Proses mutasi pada dasarnya merupakan hal lazim terjadi pada penyebaran virus. Hal ini dikarenakan virus jamaknya menggandakan dirinya selama proses infeksi. Namun, ketika terjadi kesalahan saat replikasi virus itu, terjadilah mutasi. Varian mutasi virus ini bernama D614G. Mutasi D614G pertama kali terdeteksi pada bulan Februari lalu di Eropa dan sejak itu menjadi varian dominan SARS-CoV-2, yang ditemukan pada sampel usap atau tes swab di seluruh dunia. Mutasi D614G yang berhasil diidentifikasi sebagai kemungkinan mengubah perilaku virus SARS-CoV-2.

Dilansir dari laman Detik Health, D614G terletak di dalam protein yang menyusun spike virus yang digunakannya untuk masuk ke dalam sel manusia. Mutasi ini mengubah asam amino pada posisi 614, dari D (asam aspartat) menjadi G (glisin), sehingga dinamakan D-614-G. Mutasi dari varian D614G memiliki penyebaran yang lebih tinggi dibandingkan virus aslinya dan dominan. Berdasarkan penelitian dari Scripps Research Institute, Florida, Amerika Serikat (AS) yang juga dilansir dari laman Detik, mutasi ini 10 kali menular dibandingkan dengan virus Covid-19 sebelumnya. SARS-CoV-2 telah mengalami beberapa mutasi sejak pandemi muncul pada Desember 2019 lalu. Namun, sejauh ini hanya mutasi D614G yang berhasil diidentifikasi sebagai kemungkinan mengubah perilaku virus SARS-CoV-2.

Hasil yang didapat dari penelitian itu bahwa varian D164G adalah 10 kali lipat lebih menular. Beberapa negara di Asia yang juga sudah menemukan varian mutasi virus D614G, dikutip dari berbagai sumber, yaitu Malaysia, Filipina dan Singapura. Karena varian ini telah beredar secara global, maka bisa ada di negara mana pun. Dan setiap negara dengan pengawasan aktif saja telah melihatnya, terutama terkait dengan kasus impor dari pendatang.

Untuk keselamatan bersama, jangan lupa untuk selalu menggunakan masker, menerapkan protokol kesehatan dengan tepat dengan menjaga jarak antar sesama. Semakin hari semakin meningkat pula angka yang terinfeksi, untuk itu kita harus dapat menjaga kesehatan kita sendiri, dimulai dari hal terkecil. Pandemi ini sangat menyiksa seluruh golongan dan dampaknya sangat luar biasa. Ingat, kesehatan itu adalah mahal harganya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: