#InfoCovid Terapkan Protokol VDJ Untuk Mencegah Super Spreader

Scroll down to content

Walaupun protokol kesehatan telah dijalankan dengan benar, kita harus tetap waspada. Baru-baru ini terjadi kasus di Korea Selatan, dimana terjadinya Super Spreader di sebuah kedai kopi ternama. Padahal, sudah diterapkan jarak aman dan penggunaan masker, namun tetap tidaklah cukup untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Super Spreader telah terbukti menyebabkan banyak orang tertular virus Covid-19, dan mampu menularkan virus tersebut ke lebih dari 30 orang dalam waktu singkat. Apakah sebenarnya Super Spreader itu dan bagaimana cara virus tersebut bekerja untuk menyebar?

Super spreader adalah individu yang mampu menularkan infeksi virus atau penyakit ke banyak orang. Individu tersebut bahkan dapat menularkan ke belasan, puluhan, bahkan ratusan orang dalam waktu yang sangat singkat. Super Spreader terjadi saat satu orang penderita tanpa sadar sudah menulari orang lain dalam satu tempat, satu kondisi dan waktu yang singkat. Individu tersebut merupakan mereka yang tanpa gejala, dan kasus akan lebih membahayakan. Menurut WHO, virus dapat bertahan lama dan ruangan, dengan sirkulasi udara yang kurang. Faktor kekebalan tubuh yang rendah dapat menjadi faktor mengapa seseorang bisa menjadi penyebar virus ke lebih banyak orang, karena antibodi tidak bekerja dengan baik, sehingga menjadi penyebaran virus terjadi.

Virus yang ditularkan secara tidak langsung seperti pada pegangan toilet, pintu masuk dan pintu keluar, kursi dan meja. Walaupun jaga jarak aman sudah diterapkan, namun transmisi tetap dapat terjadi. Pada kasus yang terjadi di Korsel, dalam waktu dua jam dengan Protokol VDJ alias Ventilasi Durasi Jarak yang buruk, satu orang dapat menularkan virus dengan cepat. Lalu, bagaimana cara untuk menghindari Super Spreader terjadi? Yakni dengan melakukan Protokol VDJ yang baik.

Ventilasi, yaitu dengan membuka ventilasi udara sesering mungkin, untuk meresirkulasi semua udara dalam ruangan, karena ruangan tertutup atau full AC yang membuat virus ter-sirkulasi.

Durasi yaitu tidak berlama-lama dalam suatu tempat. Hindari makan atau minum di tempat, atau usahakan untuk take away atau sistem delivery.

Jarak yaitu menerapkan protokol jarak aman yakni satu meter dengan orang lainnya, dengan kapasitas ruangan tidak ramai atau setengah dari kapasitas biasanya.

Melepas masker saat sedang makan atau minum, mengakibatkan resiko terinfeksi menjadi sangat tinggi. Untuk itu, gunakan masker dimanapun dan kapanpun saat berada di luar rumah, khususnya saat VDJ tidak optimal. Usahakan hanya keluar rumah untuk melakukan hal yang penting. Ladang persebaran Covid-19 sudah sangat tersebar dan jangan biarkan diri kita menjadi korban. Stay safe everyone!

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: