Mengenal Penyakit Alkalosis yang Menyebabkan Kematian Fatal

Scroll down to content

Alkalosis adalah kondisi ketika tubuh kelebihan basa atau alkali yang jika tidak segera diobati dengan tepat dapat menyebabkan komplikasi seperti koma.

Alkalosis adalah suatu kondisi ketika tubuh memiliki kadar basa atau alkali terlalu banyak. Ini terjadi akibat peningkatan kadar bikarbonat (basa) atau rendahnya kadar karbondioksida (asam) dalam darah.

Penyakit ini terkait dengan masalah kesehatan mendasar lainnya seperti penurunan kadar kalium (hipokalemia) dalam tubuh.

Darah terdiri dari asam dan basa, yang jumlahnya dapat diukur pada skala pH (power of hydrogen). Maka dari itu, penting dalam menjaga keseimbangan dengan benar antara asam dan basa.

Jika mengalami sedikit perubahan, mungkin dapat menyebabkan masalah kesehatan. Biasanya darah harus memiliki jumah kadar basa yang sedikit lebih tinggi daripada asam.

Ciri dan Gejala Alkalosis
Gejalanya dapat bervariasi pada setiap penderitanya. Pada tahap awal, mungkin muncul tanda dan gejala berikut:

-Mual
-Mati rasa
-Gemetar (tremor) pada tangan
-Otot berkedut
-Kejang otot yang berkepanjangan

Jika tidak segera diobati kemungkinan dapat menyebabkan gejala yang serius, di antaranya:
-Pusing
-Sesak napas
-Kebingungan
-Hilang kesadaran atau pingsan
-Koma
-Sulit berkonsentrasi
-Sesak napas

Jenis dan Penyebab Alkalosis
Ginjal dan paru-paru berfungsi menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh dengan baik. Ketika keseimbangan antara kadar karbondioksida atau bikarbonat mengalami gangguan dapat menyebabkan alkalosis. Penyakit ini terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya:

  1. Respiratorik
    Jenis ini dapat disebabkan oleh penurunan kadar karbon dioksida dalam darah.
  2. Metabolik
    Jenis kedua terjadi ketika tubuh kehilangan terlalu banyak karbondioksida atau terlalu banyak bikarbonat
  3. Hipokloremik
    Jenis ini disebabkan oleh kekurangan atau kehilangan klorida yang signifikan dalam tubuh. Kondisi ini dapat terjadi ketika muntah atau berkeringat yang berkepanjangan. Klorida adalah senyawa kimia yang sangat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan berfungsi sebagai cairan asam lambung yang membantu pencernaan.
  4. Hipokalemik
    Jenis berikutnya dapat terjadi ketika tubuh kekurangan kadar kalium, senyawa kimia yang biasanya ditemukan dalam makanan. Kalium sendiri sangat penting dalam menjaga fungsi jantung, ginjal, otot, sistem saraf, dan sistem pencernaan.Kekurangan kalium dapat disebabkan oleh penyakit ginjal, keringat berlebih, dan diare. Jenis ini juga dapat terjadi karena meminum pil air tertentu (diuretik).

Sumber : Dokter Sehat
Foto : SehatQ

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: